Memulai Bisnis MLM Langkah Terbaik

Bagaimana cara anda memulai bisnis mlm dengan langkah yang terbaik? Sebelum memulai, anda harus memperhatikan sebagai apa bisnis mlm yang akan anda bangun? Anda membangun bisnisnya sebagai produsen atau memang anda hanya distributor. Namun, rata-rata pembahasan mengenai sukses menjalankan bisnis ini yaitu berfokus pada distributor. Nah, pembahasan yang akan saya tulis adalah mengenai cara terbaik menjadi distributor mlm.

Memulai Bisnis MLM Langkah Terbaik

Anda perlu mengetahui, menyadari dan menerima diri bahwa banyak orang yang alergi dengan bisnis mlm alias multi level marketing. Padahal, sistem yang dijalankan bisnis mlm sangatlah sesuai seperti menjalankan bisnis pada umumnya. Bedanya, penjualan produk dilakukan lewat perkembangan member. Jadi tetap masih ada sistem jual-beli, bahkan kalau sudah menjadi leader pun masih tetap jual-beli walau caranya berbeda.

Bisnis mlm dianggap alergi karena banyak member mlm yang memang berfokus memburu target member yang membuat pelayanannya cukup membuat risih calon member. Sering terjadi manis tebu, habis manis sepah dibuang yang membuat member baru merasa kecewa. Di samping itu, banyak juga perusahaan mlm yang mengklaim dirinya perusahaan MLM (atau sekedar perusahaan jaringan namun klaim lebih baik dari mlm). Karena ulah oknum perusahaan yang mengaku-ngaku menggunakan sistem mlm dengan cara yang tidak benar akhirnya citra bisnis mlm menjadi buruk.

Bila memang ingin tidak seperti mereka dalam menjalankan mlm atau mengikuti bisnis mlm yang salah, tentu anda harus membangun pengetahuan dan skill yang cocok untuk membangun tim bisnis. Membangun tim dalam bisnis sangat penting, sehingga pertemanan antar member mlm yang satu jaringan pun bukan pertemanan "manis tebu" tetapi pertemanan sejati dalam bisnis.

Hal terpenting menjalankan bisnis mlm adalah bagaimana membuat orang merasa tertarik dengan bisnis mlm bukan karena terobsesi kekayaan. Ini yang menjadi tantangan anda untuk meyakinkan mereka agar jangan terlalu fokus dengan kekayaan. Kenapa jangan membuat mereka selalu berfokus atau terobsesi pada kekayaan? Karena sistem mlm memang sistem priamida, semakin berada di di atas maka semakin bagus. Bagaimana bisa kaya bila member hanya bisa berada di paling bawah?

Selanjutnya harus mengetahui beberapa tips memulai menjalankan bisnis mlm agar mendulang kesuksesan. Simak di bawah:

Mengikuti Perusahaan MLM Yang Tepat

Banyak hal yang membuat perusahaan mlm dianggap tepat untuk dijalankan. Kalau dijelaskan di sini, maka tentu akan panjang. Intinya memang harus tepat dalam mengikuti perusahaan mlm. Makna tepat yang di maksud dalam pembahasan ini dan terpenting adalah bagaimana sistem perusahaan mendukung “jual-beli”. Kenapa demikian? Karena sesuai perkiraan saya, mlm yang tidak mendukung penjualan akan lenyap sebelum 10 tahun. Karena pertambahan jaringan terbatas segala hal baik lokasi, minat, dan lainnya.

Lagi pula, makna bisnis mlm itu apa sih? Maknanya adalah perusahaan menjual produk ke konsumen. Daripada konsumen lari kemana-mana, lebih baik membangun jaringan konsumen agar mereka membeli produknya. Karena perusahaan tidak ada biaya untuk iklan dan lainnya, modal iklan bisa diberikan kepada member berupa mendapat produk murah dan poin penjualan. Karena mendapat produk murah, akhirnya member bisa menjadi penjual produk plus sebagai perekrut konsumen. Itu maknanya.

Kalau boleh menyarankan perusahaan mlm mana yang tepat, bisa pilih Oriflame. Anda bisa mempelajari perusahaan Oriflame. Saya pernah mengikutinya sekedar untuk mempelajari sistem dari dalam walau saya malas menjalankannya karena kebanyakan produk memang untuk wanita dan juga tidak tertarik dengan bisnis mlm. Namun banyak perusahaan yang mirip Oriflame di Indonesia. Itu hanya contoh pembahasan saja.

Target Market Bisnis MLM Yang Tepat

Kalau anda memiliki finansial yang rendah, bukan orang yang gemar belanja, lebih baik jangan bergabung di perusahaan Oriflame atau sejenisnya yang target produknya memang untuk kalangan kelas menengah ke atas. Karena percuma, anda tidak bisa belanja dan juga tidak bisa merasakan produknya. Salah satu kunci sukses menjalankan bisnis mlm adalah anda sebagai konsumen sejati alias pelanggan. Ya, tidak salah, anda harus sebagai konsumen sejati. Kalau anda sekedar ikut tapi tidak memakai produknya, bakal gagal.

Untuk itu, jadikan terlebih dahulu anda sebagai target market atas produk perusahaan mlm. Kira-kira, perusahaan Oriflame yang berfokus pada produk kecantikan itu cocok atau tidak dengan kehidupan anda? Kalau anda suka dandan, benar-benar berpenampilan gaya dalam aktifitasnya, anda mengikuti perusahaan itu memang cocok. Anda bisa membeli terlebih dahulu produk-produknya ke calon upline anda. Bila memang anda tertarik dan jauh lebih enak dipakai, anda bisa mengikutinya dengan mantap.

Setelah anda sebagai target market atas perusahaan, maka anda akan dengan mudah mencari target market yang cocok untuk mencari konsumen baru. Ingat ya, di sini mencari konsumen baru bukan mencari member baru. Kalau mencari konsumen baru, otomatis akan menjadi member yang sebagai konsumen sejati juga seperti anda. Seperti anda tertarik pada produk kecantikan Oriflame, mereka pun tertarik hal yang sama.

Membangun Tim Bisnis MLM Yang Saling Menguntungkan

Anda mengikuti bisnis mlm di perusahaan A karena memang anda tertarik sebagai konsumen alias pelanggannya. Begitu pun mereka yang mengikuti anda, memiliki ketertarikan yang sama. Bila seperti itu, tidak perlu kali membahas “Tupo” alias tutup poin karena masing-masing dari mereka memiliki kepentingan tersendiri mengenai tupo. Tidak perlu disuruh atau menyuruh untuk tupo karena anda bukan juragan atau pembantu mereka. Memang hal yang wajib kalau mengenai tutup poin alias tupo, karena akan mendapatkan bayaran. Namun bila selalu membahas kewajiban tupo ke tim jelas terlarang.

Banyak sekali member bisnis mlm yang sudah memiliki level tinggi selalu menshare tentang keharusan tutup poin kepada member yang kurang dalam poinnya. Jelas, member baru yang ikut serba salah, karena memang mereka hanya ingin menjadi konsumen sejati. Untuk itu, anda yang sebagai orang yang mengajak mereka untuk gabung di bisnis mlm yang anda ikuti harus punya prinsip:

  • Jangan terima kebaikan leader mengenai hal teknis seperti produk gratis, dikirimi katalog, dll.
  • Ketahui terlebih dahulu kriteria calon member untuk member anda. Bila memang tidak layak, kasih peringatan pada member dijaringan anda bahwa anda tidak bisa menjamin bahwa mereka bisa tutup poin tiap bulannya.
  • Membangun tim untuk pembelajaran mindset sukses dan manajemen bisnis yang sebagai pembentukan mental wirausaha agar mereka bisa bertanggungjawab atas bisnisnya.

Sekian penjelasan mengenai Memulai Bisnis MLM Langkah Terbaik.