3 Tips Melangkah Memulai Bisnis Kecil

gambar
Sebagian pemula yang bermodal cekak memang merasa kesulitan untuk memulai bisnis tertentu. Memang hal yang dapat dimaklumi karena belum atau pernah atau baru merasakan bisnis. Sehingga perlu langkah praktis yang cocok untuk pemula yang bermodal kecil agar bisa memulai dan mengelola bisnisnya.

Memulai Bisnis Kecil

Inti utama pemula bermodal cekak yang mengalami kesulitan memulai bisnis adalah karena ada rasa malu, tidak berani tampil dengan bisnis kecilnya alias bisnis apa adanya. Dalam hal ini bukan modalnya yang terlihat kecil namun bisnisnya yang terlihat kecil. Apalagi bila pemula yang memulai bisnis sudah memiliki gelar kehormatan atau kepintaran seperti sarjana, guru atau simbol-simbol yang menandakan bahwa ia seorang terhormat atau pintar.

Sehingga peluang-peluang bisnis kecil yang cocok untuk pemula bermodal cekak alias kecil tidak begitu mendapat perhatian dari para pemula yang masih memiliki jiwa pemalu. Bahkan mereka rela meninggalkan bisnis kecil dan beralih untuk fokus bekerja atau mencari pekerjaan.

Padahal dengan mengawali bisnis secara kecil-kecilan kita bisa merasakan solusi-masalah terkecilnya. Ini modal untuk menghadapi bisnis besar. Sebuah kapal bisnis kecil bila mengalami kebocoran akan tahu secara cepat posisinya. Namun berbeda dengan kapal bisnis besar bila mengalami kebocoran maka akan mengalami pencarian yang tidak sebentar. Kalau sudah terbiasa menghadapi kebocoran kapal bisnis kecil maka menghadapi kebocoran kapal bisnis besar bisa untuk dilakukannya.

Untuk itu, hilangkan terlebih dahulu rasa malu, tidak berani untuk melangkah bisnis kecil bila memang hanya bisnis kecil yang bisa dilakukan. Cara menghilangkan rasa malu tentu mencoba bisnis tanpa terbebani alias langkah kecil-kecil bisnis.

Berikut adalah langkah lanjutan untuk melangkah memulai bisnis kecil:

1. Menentukan Ide Bisnis Besar

Terkadang bila sudah memiliki ide-ide yang besar untuk kebutuhan bisnis maka kondisi seseorang akan percaya diri dalam memulai menjalankan bisnis walaupun langkah awal memulainya dengan langkah yang kecil.

Untuk itu, bila masih malu dalam memulai dan membangun bisnis kecil maka anda bisa melakukan dengan mengembangkan ide bisnis yang besar. Apa sih yang di maksud dengan ide bisnis besar? Yang di maksud adalah ide yang dihadirkan sengaja untuk target jangka panjang dalam meraih bisnis yang lebih besar.

Anda perlu belajar bisnis mengenai pengalaman-pengalaman para senior yang sudah sukses menjalani bisnis menengah-besar. Tujuannya untuk menangkap ide-ide bisnis yang dianggap ide besar. Sukses menjalani bisnis memang cukup sederhana dan caranya sudah terlihat kuno karena selalu terulang-ulang yaitu menggunakan teknik ATM=Amati, Tiru dan Modifikasi.
  • Amati: berarti mengadakan pengamatan mengenai kegiatan operasional bisnis. Jarang ditemukan kecuali anda membaca kisah sukses si pengusaha.
  • Tiru: dalam hal ini tidak bisa 100% sama walaupun menjual produk yang sama.
  • Modifikasi: dalam hal mengadakan perubahan untuk mencari kelebihan yang ada dalam bisnisnya yang berbeda dari pesaing.

2. Mengelola Bisnis Secara Online

Walau bisnis terlihat kecil namun kalau bisnis dikelola secara online maka tidak bisa terlihat kecil ataupun besar. Semua bisnis yang dijalankan secara online hampir sulit menentukan besar-kecilnya sebuah bisnis. Ada situs sederhana, contoh saja Asian Brain, yang berjualan program kursus internet marketing. Situs yang dihadirkan sangat sederhana yaitu cuma halaman penawaran program kursus yang semua orang bisa memilikinya hanya dengan modal kecil, sekitar 5 juta, baik untuk website atau lainnya. Namun Asian Brain sudah dijadikan PT. Artinya bisnis yang terlihat kecil ternyata keadaan sebenarnya sudah bergelar PT.

Banyak situs-situs toko online yang penampilan tokonya sederhana namun sebenarnya sedang menjalankan bisnis skala menengah-besar. Ini menandakan bahwa tampilan bisa menipu. Kecil atau besarnya sebuah bisnis hanya bisa ditentukan oleh jumlah trafik, produk yang ditawarkan, tampilan website dan menghilangkan kesan personal. Walaupun penentuan tersebut tidak dianggap 100% valid.

Hanya memiliki beberapa situs penjualan yang memiliki trafik melimpah dan penjualan melimpah sudah berpenghasilan ratusan juta tiap tahunnya. Ini kasus nyata dari #Gm Susanto, seorang guru internet marketing. Hal sederhana dan dianggap bisnis kecil seperti tampilan situs penjualan alias minisite ternyata bisa berpenghasilan yang diluar dugaan.

Bila sudah merasa cukup puas berpenghasilan dan berani berbisnis secara online maka bisa dilakukan secara ofline dengan tetap mementingkan marketing secara online agar biaya iklan tidak mahal.

3. Selalu Mementingkan Kepuasan Konsumen

Rata-rata orang yang baru memulai bisnis akan selalu mementingkan keinginan dirinya. Namun sampai lupa untuk lebih fokus mementingkan kepuasan konsumen.

Pemula sering menyibukkan diri dengan penampilan-penampilan toko, estalase atau lainnya yang lebih bersifat teknis bukan produk dan pelayanan.

Untuk itu anda harus lebih mengutamakan kepuasan konsumen. Konsumen hanya butuh pada produk yang dijual. Kenapa warteg begitu laris-manis warungnya padahal penampilannya sederhana? Karena lebih mementingkan kepuasan konsumen dengan memberikan harga yang terjangkau, makanannya yang cocok di lidah orang Indonesia, dll.

***

Rasa malu membangun bisnis kecil memang sudah menjadi kewajaran karena manusia ingin tampil dengan hal yang besar dan mewah. Namun jangan sampai rasa malu tidak dikelola dan diatasi dengan baik agar langkah bisnis anda tidak terganggu oleh rasa malu. Banyak jalan menuju roma.

jasa backlink

Dapatkan Info Kiat Bisnis Terbaru Di Email Anda Senilai 250.000. Masukkan Email Anda, Gratis!