Cara Bisnis Yang Mudah Dijalankan Dengan Modal Kecil

Bagaimana cara bisnis yang mudah dijalankan dengan modal kecil? Apakah ada cara bisnis yang mudah dijalankan? Bagaimana seharusnya bisnis mudah itu bila dijalankan dengan modal kecil? Yang jelas, untuk jawab ini sebenarnya sudah dijawab di banyak artikel ya tersebar di internet. Pembahasan ini sebagai mempertegas mengenai logika modal kecil yang mampu menjalankan bisnis dengan cara mudah. Apakah anda sudah paham? Yang jelas, pembahasan cara bisnsi yang mudah dijalankan dengan modal kecil sudah banyak yang melakukannya. Mungkin, termasuk anda bisa menjalankan cara bisnis mudah dengan modal kecil. Pertanyaannya, bagaimana cara menghasilkan keuntungan besar bila masih menggunakan cara bisnis dengan modal kecil?


Saya ingin menjelaskan terlebih dahulu cara bisnis yang mudah dijalankan. Saya perlu melakukan penjabaran mengenai hal ini agar memahami bagaimana sih logika yang benar mengenai cara bisnis yang mudah dijalankan. Tentunya, pembahasan ini berfokus pada tema “cara bisnis” bukan “cara bekerja” agar lebih memahami bagaimana cara bisnis yang mudah dijalankan. Apakah anda setuju hal ini? Kalau tidak setuju, apakah setuju dengan pembahasan “cara bekerja untuk bisnis”? Maka dari itu, saya perlu berfokus pada “cara bisnis untuk mempekerjakan” agar lebih tepat dengan pembahasan “cara bisnis yang mudah dijalankan”.

Berikut langkah atau cara bisnis yang mudah dijalankan.

1. Membeli Waralaba

Apapun produknya, bisnis waralaba memang memudahkan mereka dalam berbisnis. Mengapa? hal ini karena segala perlengkapan, produksi dan sistem berbisnis sudah disediakan oleh pemilik utama waralaba. Tentunya, tingkat kemudahan sebuah waralaba berbeda-beda bergantung besar-kecilnya sebuah produk bisnis waralaba. Perbandingan kemudahannya jangan membandingkan waralaba kecil dengan waralaba besar. Jelas, waralaba minimarket jauh lebih lebih tidak mudah daripada waraaba gerobak.

Bagi karyawan sibuk, membeli produk bisnis waralaba dianggap sebagai cara mudah dalam menjalankan bisnis.

2. Menjadi Reseller

Apakah pengelola toko kelontong bukan bagian dari reseller? Banyak produk yang distok dari beberapa toko grosir, tentunya ini bagian dari kerja reseller. Para pemilik toko kelontong mengharapkan harga grosir (harga reseller) produk yang dibelanjanya dengan tujuan untuk dijual kembali dengan harga konsumen. Memang, pengelola mengharuskan berbelanja banyak produk untuk memenuhi stok di warungnya. Modal bisa saja besar. Tetapi, cara bisnis seperti ini mudah dilakukan siapa saja, terlepas banyak atau sedikitnya modal berbelanja.

Coba anda bandingkan dengan cara bisnis para penyedia produk seperti makanan ringan. Mereka mengharuskan mengelola produk dari awal sampai akhir dengan mempertahankan rasa makanan ringan. Apalagi, jumlah produksi biasanya banyak sehingga membutuhkan para pekerja lainnya. Hal ini dilakukan terus-menerus setiap stok produk habis.

Kira-kira, lebih mudah menjadi reseller atas produk atau menjadi suplier atas pengelolaan produk? Sekilas, cara bisnis yang mudah dijalankan justru bila menjadi reseller.

3. Menjadi Reseller Dropship

Menjadi reseller dropship jauh lebih mudah dari pada menjadi reseller. Cukup mengandalkan modal kecil dalam mengatur sebuah bisnis, anda bisa berjualan berapapun produk yang dipesan. Hal ini karena produk yang dipesan sudah tersedia di suplier. Anda tidak perlu penyetokan produk. Masalahnya, cara bisnis menjadi reseller dropship harus dijalankan secara online. Bila tidak tidak secara online, anda sulit berjualan. Kesulitan lain tentunya mencari pihak yang berada dalam satu kota dalam menerapkan sistem dropship.

4. Menjadi Affiliate Marketing

Affiliate marketing bisa disamakan dengan reseller dropship. Hanya saja, penjualan sudah diwakilkan lewat link affiliate sehingga tidak perlu melakukan pemesanan ke suplier untuk memenuhi produk yang dibeli konsumen. Anda benar-benar santai mengingat sistem yang akan mengatur transaksi. Inilah yang disebut “bisnis sambil tidur”. Cara bisnis seperti yang paling mudah dijalankan.

Ingat, pemahaman cara bisnis yang mudah dijalankan disini sekedar cara ketersediaan produk, bukan dalam segi operasional bisnis. Walaupun anda mengikuti cara bisnis yang mudah dijalankan lewat program affiliate, tetap saja dalam prakteknya membutuhkan usaha yang bisa saja jauh lebih sulit daripada menjalankan reseller dropship. Apalagi, persaingan bersama suplier produk begitu nampak mengingat penjualan mengandalkan link affiliate milik situs si suplier.

5. Menjadi Publisher Adsense

Bila mau berbisnis tanpa persaingan, anda bisa mencoba menjadi publisher adsense. Anda bisa mengikuti beberapa program adsense. Tetapi, saya menyarankan untuk mengikuti program adsesen dari Google Adsense. Di samping mudah mendapatkan uang, Google Adsense bisa melayani pembayaran via bank tanpa perlu pengiriman cek via pos. Cara bisnis yang mudah dijalankan seperti adsense ini, caranya hampir sama seperti program affiiate yang hanya mengandalkan “tidur sambil mimpi dapat uang”. Ya, anda bisa tidur sambil bermimpi mendapatkan uang namun uang yang nyata. Anda pun tidak perlu mengalami pesaingan bisnis.

Begitulah cara bisnis yang mudah dijalankan. Anda bisa memilih salah satu atau semuanya. Tetapi bila mau cara bisnis yang paliang mudah, anda bisa mengambil bisnis adsense.

Mungkin anda agak kecewa mengenai pembahasan cara bisnis yang mudah dijalankan seperti di atas. Tetapi, saya mengambil cara bisnis yang mudah dijalankan seperti di atas tidak mengikat diri dari cara mudah mendapatkan keuntungan dari bisnis. Tetap saja, mengenai cara mudah mendapatkan keuntungan membutuhkan usaha yang lebih serius lagi agar suatu saat nanti bisa dengan mudah mendapatkan keuntungan. Jadi, anda tidak perlu kecewa mengenai pembahasan cara bisnis yang mudah dijalankan seperti pembahasan di atas.

Karena anda kecewa dengan pembahasan cara bisnis yang mudah dijalankan seperti di atas, saya ingin memberikan cara bagaimana menjalankan bisnis modal kecil bisa dengan mudah mendapatkan keuntungan. Namun, pembahasan kali ini lebih kepada strategi bisnis mendapatkan keuntungan dengan mudah.

1. Mengandalkan Produk Yang Diminati Pasar

Entah bisnis warung kelontong atau adsense, anda harus mengandalkan produk yang diminati pasar. Kalau produk toko kelontong, anda bisa mengetahui keseharian anda dan orang sekitar dalam membutuhkan produk. Kalau produk artikel blog adsense, anda bisa mengetahuinya lewat riset keyword menggunakan tool riset tertentu.

2. Produk Yang Berharga Murah

Bisa jadi, produk berharga mahal dikarenakan porsi yang dianggap besar, contoh martabak. Mereka membeli martabak tidak bisa untuk sendiri. Jelas, sayang sekali bila membeli martabak tidak ada yang memakan. Mereka akhirnya tidak jadi membeli martabak. Solusinya, mereka membeli martabak dalam ukuran kecil. Nah, di samping harganya yang murah, martabak kecil atau mini bisa habis untuk diri sendiri.

Pada intinya, produk yang mudah mendapatkan keuntungan mementingkan faktor harga murah. Walaupun banyak produk berharga mahal yang tetap mudah mendapatkan keuntungan. Lagi pula, penjualan produk murah masih mendapatkan keuntungan. Mengandalkan modal kecil pun bisa untuk menarget belanja produk harga murah. Maka dari itu, anda perlu memperhatikan persoalan harga jual dalam cara bisnis yang mudah mendapatkan keuntungan.

3. Produk Memiliki Kualitas Yang Cukup Memanjakan Para Pelanggan

Cara bisnis yang mudah dijalankan dan mudah mendapatkan keuntungan harus mementingkan faktor kualitas produk. Apakah anda merasa kesulitan menjalankan bisnis yang memiliki kualitas yang cukup memanjakan para pelanggan? Kalau dibilang kualitas spesial, sepertinya nanti dulu. Ini berfokus pada kualitas yang cukup memanjakan pelanggan. Misalnya, martabak dengan rasa yang enak. Apakah anda tidak bisa menciptakan produk martabak yang enak di saat banyak yang bisa membuatnya? Kalau tidak bisa, anda tidak bisa berharap mudah mendapatkan keuntungan. Karena pada intinya, cara bisnis yang mementingkan kualitas produk bisa dengan mudah mendapatkan keuntungan.

4. Berada di Tempat Market Yang Tepat

Cara bisnis yang mudah dijalankan dan mudah mendapatkan keuntungan berikutnya tentu masalah penempatan bisnis. Produk anda memenuhi selera pasar, murah dan juga berkualitas yang cukup bagus sebagai syarat mudah mendapatkan keuntungan. Tetapi, hal ini percuma bila penempatan bisnis jauh dari jangkauan pasar/market yang membutuhkan produk bisnis. Anda berharap mendapatkan keuntungan dari penjualan ayam goreng kripsi plus nasinya tetapi dijual di lingkungan anak SMP/SD. Seharunya, anda menempatkan ini pada kalangan mahasiswa. Intinya anda perlu memperhatikan cara menempatkan suatu bisnis agar mudah dijalankan dan mudah mendapatkan keuntungan. Tentunya, penempatan di perkumpulan para pesaing pun dianggap kurang tepat bila tidak memiliki niche bisnis.

Hal ini berlaku untuk penjualan online. Anda harus menghindari menarget kata kuncu/kewyword yang sudah dikuasai banyak online shop. Lebih baik mengganti dengan kata kunci yang lain atau memiliki spesifinasi produk. Intinya, anda harus mencari celah.

Seperti itulah cara bisnis yang mudah dijalankan dengan modal kecil dengan harapan bisa dengan mudah mendapatkan keuntungan.