Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Peluang Usaha Bisnis MLM

Ada dua jenis dalam memulai peluang usaha bisnis mlm. Pertama, memang sengaja membangun sebuah perusahaan yang dalam marketing produknya menggunakan sistem mlm. Kedua, memulai usaha mlm karena memang mengikuti program marketing mlm pada perusahaan yang menerapkannya. Bagian kedua ini yang akan dibahas di sini.

Bisnis MLM

Banyak orang alergi mengenai program usaha mlm. Karena sistemnya seperti memburu orang untuk diajak gabung. Padahal mlm adalah sebuah marketing penjualan yang tujuannya adalah merekrut dengan mengatasnamakan penjualan. Namun sudah terlanjur menjadi citra buruk dalam usaha mlm. Ini juga diakibatkan oleh oknum-oknum perusahaan yang menerapkan sistem mlm bukan pada sisi penjualan produknya namun hanya mengejar perbanyakan jaringan member.

Bila memang anda ingin memulai bisnis mlm, maka jangan menjadi bagian dari yang tidak disukai kebanyakan orang terhadap mlm. Bersikaplah seperti pedagang biasa yang mencoba menawarkan produk bukan semata-mata hanya sistem marketing. Padangan pertama harus dijaga, apakah anda dilihat sebagai tukang memburu member atau penjual produk.

Berikut adalah beberapa tips memulai menjalankan peluang usaha bisnis mlm agar mendulang kesuksesan.

1. Mengikuti Perusahaan Mlm Yang Tepat

Tidak dapat dipungkiri, kesuksesan menjalankan usaha mlm bergantung ketepatan anda dalam memilih perusahaan mlm. Ketahui terlebih dahulu bagaimana perusahaan dalam menjalankan program mlm bukan hanya mengetahui bagaimana masa depan finansial member.

Mengetahui perusahaan memang penting sebelum memilih. Namun lebih penting lagi adalah mengetahui diri pribadi. Banyak orang yang lalai mengetahui diri pribadi, menilai bagaimana tentang diri pribadi pada perusahaan mlm yang akan diikuti, sehingga mereka terjebak dalam ketidaknyamanan kerja.

Bila memang minat anda dalam hal pertanian, maka perusahaan mlm yang cocok adalah di bidang produk pertanian. Ketahui, apakah ada perusahaan mlm yang menjual produk pertanian. Atau kalau misal tidak berdasarkan produk, yang penting dan yang utama minat anda memang ingin berjualan dan memakai produknya. Ini yang penting.

2. Target Market Yang Tepat

Bila memang anda mengikuti perusahaan mlm kelas dunia, yang produknya terjangkau hanya untuk kelas menengah-keatas, itu pun bagi mereka yang gemar menggunakan seperti produk yang di maksud, maka jangan sekali-kali anda menawarkan sebuah produk ke pasar yang selain ini.

Artinya, bila anda tinggal di desa dalam menjalankan usaha mlm yang menjual produk kecantikan taraf internasional maka jangan mempromosikan di daerah dimana anda tinggal padahal masyarakat di situ jarang menggunakan berbagai produk kecantikan apalagi produk taraf internasional. Karena hal ini akan menggagalkan langkah anda menjual produk kecantikan dari perusahaan mlm yang anda ikuti.

3. Memang Anda Berminat Untuk Mengkonsumsinya

Bila memang anda berminat pada produk kecantikan untuk dipakainya juga, maka memilih perusahaan mlm yang menjual produk kecantikan tentu sangat cocok. Karena memang anda tidak terlebih dahulu memikirkan bagaimana menjual produk. Anda lebih dahulu menggunakan produk sebagai referensi anda untuk kebutuhan penjualan.

Ingat, kesuksesan usaha mlm adalah karena memang terbentuknya sebuah jaringan yang rata-rata membernya giat belanja untuk kebutuhan diri sendiri atau orang lain alias penjualan. Kalau anda sendiri tidak giat belanja, bagaimana member mlm yang ada dijaringan anda?

Bohong bila ada perusahaan mlm yang mengajarkan untuk tidak belanja produknya. Bila memang ada, pasti perusahaan itu menggunakan sistem money game yang mengandalkan komisi hasil merekrut saja.

4. Jangan Memburu Member

Ini kesalahan terbesar member mlm dalam meraih kesuksesan dalam menjalankan usaha mlm. Karena yang ada dipikiran mereka hanya berburu member. Tidak perlu berburu member. Yang anda butuhkan hanya berburu pelanggan produk mlm. Bersikaplah sebagai penjual produk. Namun sikap sebagai orang yang menjual produk pun tidak seperti sales yang berharap ada penjualan.

Bersikap sebagai penjual produk adalah sebagai strategi merekrut member. Tidak harus mendapat penjualan dalam bersikap sebagai penjualan. Cukup sebagai orang yang berbaik hati berbagi. Demi mendapat member, tidak salah dong untuk berbagi. Namun sikap berbagi pun bukan didasarkan karena sedang menjalankan bisnis. Harus memang sudah selayaknya berbagi kepada teman. Untuk itu, saran terbaik adalah lihatlah teman dekat yang diajak untuk merasakan produknya.

Bila memang teman dekat sudah tidak ada yang mau mengikuti usaha mlm, maka cari teman lagi. Ini pun bukan teman secara online atau teman aspal. Harus teman baru yang sudah menjalin kedekatan. Kalau sudah dekat, kedekatan yang di maksud bukan karena ada kepentingan bisnis namun karena kebutuhan lain yang mengakibatkan kedekatan. Di sini tidak ada pura-pura menjalin kedekatan berteman.

***

Penjelasan di atas sudah cukup untuk meraih kesuksesan dalam menjalankan pelang usaha mlm. Pastikan bahwa menjalankan usaha mlm bukan karena finansial namun karena jaringan pertemanan. Kalau sekedar finansial, sudah banyak usaha yang menawarkan kesuksesan finansial yang jauh lebih baik dari usaha mlm. Jadi, harus karena membangun jaringan pertemanan.