Bisnis Pulsa Kuota Internet Tanpa Ditinggal Pelanggan

Usaha bisnis pulsa kuota internet tanpa ditinggal pelanggan agar anda tidak kelimpungan menambah kegiatan promosi, marketing dan penyebaran para sales. Mengapa saya membahas seputar ini? Sebenarnya, semua bisnis mementingkan kelanggengan pelanggan dan penambahan pelanggan. Suatu produk yang tidak memiliki pelanggan dalam jumlah yang diinginkan maka profit rutin sulit didapatkan. Maka dari itu, bisnis pulsa kuota internet harus memiliki strategi pengikat pelanggan.


Apa maksud bisnis pulsa kuota internet? Kalimat tersebut adalah perbaduan antara penjualan pulsa elektrik, pulsa vocer, kuota internet elektrik dan juga kuota vocer. Di tambah, penjualan kartu perdana yang merupakan bagian dari bisnis pulsa. Saya menyengaja melakuakn penggabungan hal itu dengan satu kalimat ‘bisnis pulsa kuota internet’. Penjualan pulsa bukan berarti penjualan kuota internet. Memang, ada kuota elektrik tetapi bentuknya kuota internet seperti internet Tri bukan pulsa. Begitu juga penjualan kuota internet bukan berarti penjualan pulsa karena seperti yang sudah dijelaskan.

Lalu apa yang dimaksud bisnis pulsa kuota internet tanpa ditinggal pelanggan? Seperti yang sudah diketahui, produk konsumtif berpotensi langganan sehingga bisa membangun daftar pelanggan. Apa yang dimaksud produk konsumtif? Produk konsumtif adalah produk yang digunakan setiap hari. Apakah pulsa tidak digunakan setiap hari? Tidak. Apakah kuota internet tidak juga digunakan setiap hari? Tidak juga. Kedua produk tersebut berpotensi habis dalam waktu cepat. Itu menandakan produk konsumtif yang akan menghasilkan penjualan berulang alias mendapat repeat order.

Salah satu dealer operator pulsa kuota internet mensyaratkan pada member untuk mendapatkan penjualan minimal 1 kali transaksi dengan nominal 5.000 setiap hari. Syarat tersebut sebagai upaya pengikatan pelanggan. Tim dealer pulsa kuota internet juga membutuhkan asupan makan sehingga harus mendapatkan penjualan setiap hari lewat persyaratan tersebut. Namun, mereka pun tidak memberatkan para penjual kecil dengan syarat tersebut. Ketika tidak ada persyaratan tersebut, bagaimana para karyawan tiap bulan mendapatkan gaji? Penjual pun merasa santai ketika mendapatkan penjualan setiap hari walaupun kondisi yang tidak menguntungkan.

Lalu bagaimana tips, strategi, teknik bisnis pulsa kuota internet yang lebih mementingkan kontiunitas pelanggan dalam pembelian produk pada anda?

Seragam Dengan Harga Pasar Pulsa Kuota Internet

Ketika harga pulsa kuota internet seragam, tidak ada istilah perang harga atau persaingan harga. Di sini lah kepuasan pelanggan bisa didapatkan di masing-masing penjual. Mereka bebas membeli produk apa saja tanpa memikirkan harga. Ketika harga penjualan pulsa dan kuota internet anda dianggap seragam dengan harga pasar, pelanggan tidak merasa khawatir berlangganan pada anda. Mereka akan memilih kenyamanan dan kecepatan dalam pembelian daripada harga.

Dalam hal ini, bisnis pulsa anda berada dalam lingkungan yang memiliki pesaingan yang sehat. Artinya, harga produk sudah diatur oleh pihak yang berwenang. Apakah seperti dalam realitanya? Rata-rata tidak.

Memanfaatkan Celah Persaingan Harga Pulsa Kuota Internet

Setelah menyelidiki di tiap konter seputar pulsa dan kuota internet, entah dengan cara meneliti atau informasi dari pembeli, anda mengetahui penetapan harga di pasar cenderung bervariasi. Maka dari itu, penentapan harga untuk memperhatikan kesetiaan pelanggan, anda harus memilih jenis harga paling minimal atau standar minimal dengan keuntungan yang lumayan. Misalkan, kuota internet 1 GB di pasaran dihargai 15.000, 15.500 dan 16.000. Nah, anda bisa memilih harga yang paling minimal ketika jumlah keuntungan lumayan. Misal, produk kuota internet dihargai 15.000 masih mendapatkan keuntungan 1000. Keuntungan harga tersebut masih dianggap lumayan. Bila masih lumayan, anda bisa mengambil harga seperti itu untuk penjualan yang memperhatikan kesetiaan pelanggan.

Pelayanan Yang Rela Melayani Pelanggan Pulsa Kuota Internet

Pelayanan yang rela melayani pelanggan adalah memberikan waktu di luar pembelian utama. Sebagai misal, saya beberapa kali melayani pembeli vocer yang minta diaktifkan. Kalau urusan begitu, seharusnya bisa diaktifkan sendiri oleh pembeli. Namun, karena penjual harus memiliki sikap “Rela Melayani Pelanggan”, saya melayani hal tersebut. Tidak mengapa untuk membuang tenaga sendikit. Terpenting, saya menampilkan pelayanan yang terkesan melayani walaupun ... ah, tetapi harus mencoba jujur dalam kerelaan pelayanan.

Rela melayani pelanggan yang lain adalah memberikan sesuai dengan aturan transaksi yang lebih ditanggungjawabkan oleh penjual. Bila pulsa berharga 7000 dengan uang pembayaran 10.000, penjual harus memberikan uang sisa sekitar 3000 pada si pembeli. Itu standar aturan yang harus dibebankan, ditanggungjawabkan penjual, apapun keadaan dan kondisinya. Artinya apa? Ketika si pembeli lupa atau sama-sama lupa dengan pengembalian uang sisa, si penjual harus mempertanggungjawabkan uang sisa itu untuk dikembalikan pada si pembeli di lain waktu.

Itulah salah satu pelayanan yang rela melayani.

Ada lagi pelayanan yang rela melayani pelanggan yang tidak kalah penting. Apa itu? Pelayanan memberikan informasi kepada si pelanggan alias pembeli seputar produk yang dibeli. Ketika ada informasi pendaftaran registrasi misalnya, si penjual harus menjadi orang yang pertama mengetahui hal itu. Informasi-informasi penting lainnya harus diketahui oleh penjual untuk disampaikan kepada pembeli alias pelanggan.

Tampilkan Produk Pulsa Kuota Internet Pilihan Anda

Anda pernah melihat spanduk, poster atau sejenisnya yang menampilkan penawaran 1, 2 atau 3 produk tertentu? Produk tersebut diklaim sebagai produk unggulan. Mengapa cuma beberapa produk yang ditampilkan? Bila anda mau menampilkan banyak produk dalam satu spanduk, brosur atau lainnya, silahkan. Tetapi, anda jangan mengharapkan pembaca informasi tidak merasa pusing. Nah, jelas kan, mengapa hanya beberapa produk yang ditampilkan? Produk yang ditampilkan diannggap sebagai produk unggulan.

Saya sebagai penjualꟷpulsa dan kuota internetꟷyang memperhatikan pengembangan pelanggan pun melakukan hal demikian. Banyak sekali para santri yang lalu-lalang di sekitar rumah saya. Ketika saya memasang informasi dengan media kertas seputar beberapa produk, beberapa santri akan melihat penawaran itu. Hasilnya apa? Banyak pembeli baru menghampiri konter saya. Hal itu berpotensi menghasilkan pelanggan baru.

Variasi Pulsa Kuota Internet Produk Penjualan Online

Anda harus memahami penjualan online menarget pelanggan yang seperti apa. Apakah masuk akal, pembali membeli satu lembar vocer kuota internet lewat online? Tidak masuk akal, bukan? Maka, penjualan pulsa kuota internet (produk fisik) online menarget para reseller atau konsumen yang berniat menjual kembali. Bila seperti itu, tidak ada judul membeli satu lembar. Rata-rata pembelian sekitar 20 lembar karena sudah bisa menghasilkan keuntungan walaupun masih sedikit.

Lalu apa maksud memvariasikan produk pulsa kuota internet? Begini. Andai, anda membeli 20 lembar vocer kuota internet Tri. Produk tersebut dibutuhkan dalam penjualan di konter. Kalau tidak ada variasi produk yang bisa dibeli, anda hanya mendapatkan 20 lembar vocer kuota internet Tri. Padahal, anda membutuhkan lembaran vocer kuota internet Axis. Karena butuh, anda bisa saja membeli produk itu ke toko online yang lain walaupun pemborosan ongkos kirim. Anda dan pelanggan yang lain mengharapkan bahwa di dalam toko menyediakan variasi produk yang dibutuhkan pembeli alias reseller. Itulah kegunaan memiliki variasi produk karena lebih mengikat pelanggan agar tidak berbelanja di toko lain.

Untuk mempermudah, begini penjelasan variasinya.

Pertama. Produk vocer kuota internet Tri dari 1 GB sampai batasannya. Hal ini dibutuhkan karena laku dipasaran. Lalu apa selanjutnya? Harus ada bila penjualan menarget reseller.

Kedua. Produk vocer kuota internet Axis dari 1 GB sampai batasannya. Produk ini sebagai teman pembanding atas vocer kuota internet Tri yang dibeli. Pelanggan akan membutuhkan produk ini seperti halnya atas kuota internet Tri. Selanjutnya apa? Harus ada juga untuk meringankan pekerjaan pembelian produk dalam sekali belanja/

Ketiga. Vocer pulsa Tri dan teman-temannya. Di sini, saya belum mengetahui ada vocer pulsa selain Tri. Maka dari itu, saya hanya menyebut vocer pulsa Tri dan teman-temannya. Penjualan vocer ini dianggap penting untuk meringankan pembelian walaupun keuntungannya bisa jadi sedikit. Biasanya, penjual pulsa yang berlangganan saldo pulsa akan mendatangi langsung ke konter distributor karena membutuhkan pembelian vocer Tri. Karena sudah membeli vocer Tri lewat online, penjual cukup melakukan pembelian saldo lewat transfer saja. Pekerjaan ini meringankan penjual karena bisa dilakukan di tempat di mana penjual berjualan.

Keempat. Penjualan kartu perdana. Walaupun penjualan kartu perdana dianggap kurang memiliki nilai penjualan yang bagus di era registrasi yang ketat, anda bisa menggunakan produk ini sebagai bagian dari pelengkap belanja online para reseller alias penjual eceran. Produk ini bisa terbawa oleh pembelian produk utama seperti vocer kuota internet Tri dan yang lainnya.

Ketika beberapa variasi produk dimiliki toko online anda, pelanggan tidak akan beralih ke toko yang lain. Hal ini pernah dialami oleh saya sendiri yang berganti penjual online gara-gara produk yang ditawarkan tidak lengkap.

Stok Pulsa Kuota Internet Harus Selalu Sedia

Aturan ini memang kejam. Kalau tidak ada aturan ini, bagaimana nasib pelanggan anda yang membutuhkan stok pulsa dan juga kuota internet? Pelanggan akan dengan mudah beralih ke toko yang lain, apalagi peralihannya semudah klik. Jelas, reaksi pelanggan seperti ini “merugikan” nasib bisnis pulsa dan internet anda. Artinya, bisnis anda tidak beruntung dalam mendapatkan pembelian dalam jumlah banyak di waktu itu karena kekosongan stok. Apakah karena stok kosong, pelanggan bisa beralih ke yang lain? Ya, tentu. Maka dari itu, anda harus selalu memikirkan stok produk. Lebih baik berbelanja di saat masih beberapa lembar atau saldo daripada harus menunggu sampai habis.