Bingung Memulai Bisnis? Berikut 5 Alasan Psikologis Dan Solusinya

Kalimat yang tepat yang selalu muncul di banyak calon pebisnis apalagi ia seorang pemodal cekak adalah, “Saya bingung memulai bisnis”. Apakah anda mengalami pengucapan seperti itu? Bila benar, anda tidak sendirian. Hal itu normal, mengingat memulai bergerak dalam bisnis berarti memikirkan arah gerakannya. Bila asal gerak, tentu gerakannya ngaco walaupun sudah tidak lagi memikirkan “kebingungan”. Sebagai orang waras, bersyukur memiliki rasa bingung. Namun, harus disyukuri dengan pencarian solusi atas kebingungan.

bingung memulai bisnis

Secara otak kanan, kalau mau bisnis tentu tinggal belanja produk saja sesuai permodalan yang ada, lalu dijual ke orang yang ada. Secara bisnis pun, sebelum berjualan harus ada perencanaan produk. Setelah ada produk, cukup menjual. Hasil penjualan akan mendapat keuntungan, berapapun jumlahnya yang juga disepakati para ahli bisnis.

Namun secara otak kiri, cara otak kanan tidak semudah membalikkan tangan. Mengingat manusia memiliki kerja otak kiri yang masih berfungsi normal. Kebanyakan orang (bahkan yang mengklaim bisnis pakai otak kanan sekalipun) tidak bisa menghindari perhitungan untung-rugi, perencanaan sempurna atau tidak, dan sebagainya yang berdasarkan kerja otak kiri. Tidak ada seorang pun yang murni menghindari dari kerja otak kiri menuju otak kanan. Yang ada adalah permainan pengerjaan otak.

Kalau boleh jujur, mereka yang mengandalkan otak kanan dalam bisnis sebenarnya sudah mengalami pelatihan otak kanan secara serus sehingga ketika terjun dalam dunia rill bisnis, mudah saja mereka melakukannya. Mereka bisa saja berkata, “Mulailah berbisnis, jangan banyak mikir ini dan itu”. Memang berani mereka berkata seperti itu. Namun bagaimana bila mereka mengalami hal yang sedang anda alami? Otak kanan anda belum terlatih karena kesibukan anda hanya berhitung, menghafal dan dan hidup dengan monoton. Otomatis mereka akan bernasib sama seperti anda yang kesulitan memulai bisnis walaupun semudah berkata, “Mulai bisnis segera.”

Lalu apa saja alasan yang membuat mereka bingung memulai bisnis selain pembahasan alasan di atas? Berikut simpel penjelasan yang bisa jadi membuat anda terinspirasi untuk segera melangkah:

Baca: Cara Berani Memulai Bisnis Modal Kecil

1. Bingung Memulai Bisnis Karena Modal Uang

Kebanyakan yang dibahas adalah permasalahan modal uang bila menyangkut kebingungan dalam memulai bisnis. Apakah anda termasuk orang yang kebingungan memulai bisnis hanya karena permodalan? Bila memang benar, anda tidak sendirian. Saya termasuk di dalamnya. Hal ini wajar walupun banyak solusi yang bisa mengatasi hal ini dengan disertai mental besar. Modal uang adalah dasar untuk pergerakan bisnis. Walaupn anda tahu bahwa permodalan tidak harus mengandalkan uang sendiri, bisa dengan uang orang lain. Namanya mental belum terbangun, berapapun solusinya tetap sulit.

Ada banyak alasan kenapa tidak memiliki modal uang yang cukup bisa membuat rencana bisnis anda terhambat. Padahal kalau mengikuti teori bisnis, cukup berbelanja produk dan menjualnya untuk keuntungan. Sederhana itu. Namun psikologis manusia tidak semudah teori.

Berikut alasan psikologis:
  • Malu bila bisnis terlihat kecil
  • Bila modal kecil, khawatir sulit mendapat penjualan yang cukup di saat butuh biaya penghidupan
  • Modal sedikit, belanja produk hasilnya sedikit, akhirnya keuntungan pun sedikit
  • Tidak sesuai keinginan karena permodalan tidak sanggup mewujudkan keinginannnya

Pada dasarnya permodalan bisnis hanya menjadi alasan. Bisa jadi karena kurang minat dalam bisnis. Sekecil apapun usaha bisnis yang dilakukan, kalau sudah ada mental bisnis, maka akan dijalankan dengan teknik serabutan yang sering dilakukan para orang-orang kepepet.

2. Bingung Memulai Bisnis Karena Belum Memiliki Minat Yang Tepat

Bingung memulai bisnis bisa karena belum memiliki minat yang tepat pada berbagai jenis ide bisnis. Biasanya kondisi ini muncul pada diri pekerja. Bisa jadi sulit menemukan minat yang tepat dalam bisnis karena memang tidak minat dan menginginkan asyik bekerja. Kalau sudah seperti ini, bicara bisnis tidak ada gunannya karena karakter atau kebiasaan sudah membentuk sebagai pekerja. Tidak ada yang salah bila mental sudah terbentuk sebagai pekerja. Yang salah adalah memaksakan diri terjun ke dunia bisnis padahal jiwanya masih seorang pekerja.

Solusi terbaik untuk orang seperti ini adalah mengalihkan pekerjaannya dalam mengurus bisnis pribadi. Namun tetap saja, kalau belum minat maka tidak akan tepat solusinya. Kunci pertama adalah memang membuka diri pada minat suatu bisnis walaupun masih ada persyaratan dalam mementukan jenis bisnis. Sebagai contoh dirinya bekerja sebagai pegawai restoran. Solusi yang tepat adalah membuka bisnis warung atau rumah makan yang dirinya sebagai pengelola masakan juga walaupun bisa dibantu dengan beberapa karyawan.

3. Bingung Memulai Bisnis Karena Sudah Penuh Sesak Persaingan

Siapa sih yang tidak bingung bila tema bisnis yang mau kita geluti sudah banyak pesaing? Katakan saja ide bisnis yang sudah terlalu pasaran yaitu bisnis jualan pulsa. Siapa sih yang tidak butuh pulsa? Karena banyak yang membutuhkan, banyak juga yang menjual. Bila anda ingin memulai bisnis dengan pulsa, tentu akan berhadapan dengan banyak pesaing yang sudah hadir terlebih dahulu di sekitar anda. Anda membutuhkan kesiapan yang serius agar bisa berhadapan dengan tetangga sebelah.

Kesiapan serius yang bagaimana? Ini sebagai solusi bagaimana menghilangkan kebingungan dalam bisnis. Cara yang paling bisa diterima adalah jangan menonjolkan pada penjualan pulsa. Ini yang penting. Bila tidak menonjolkan pada penjualan pulsa, tentu anda berpura-pura melakukan jual-beli yang lain atau membuka usaha jasa.

Berikut penggabungan yang baik untuk penjualan pulsa:
  • Penjualan pulsa bergedok jasa reparasi hp
  • Penjualan pulsa bergedok jasa reparasi komputer atau elektronik lainnya
  • Penjualan penjualan pulsa berkedok warung sembako atau sejenisnya
  • Penjualan pulsa berkedok jual-beli hp bekas yang legal (memiliki kartu hp)
  • Dan sebagainya

Langkah yang bagus bila hal di atas sulit diterapkan untuk mengalahkan pesaing adalah melakukan penjualan secara online. Ada banyak pasar yang tidak hanya untuk orang-orang yang membutuhkan pulsa lewat pencarian Google.

4. Bingung Memulai Bisnis Karena Tidak Punya Banyak Pengalaman dan Pengetahuan

Siapa yang tidak bingung memulai bisnis bila belum banyak memiliki pengalaman dan pengetahuan? Namun kalau berpikir secara logis, kalau belum berbisnis, bagaimana bisa memperbanyak pengalaman dan pengetahuan? Orang seperti ini dikatakan tidak ada niat untuk berkembang dalam bisnis. Seperti yang kita tahu, pengelolaan bisnis sampai menuju besar membutuhkan tenaga, uang, waktu yang tidak sedikit. Hal ini yang membuat banyak orang malas melakukan bisnis atau setidaknya mengembangkan menjadi lebih baik.

Sama seperti anda mau beranjak dari jabatan rendah ke jabatan tertinggi, tetap akan mengalami kesulitan dan membutuhkan banyak pengorbanan.

Namun kasus kenaikan jabatan lebih mudah dijalankan dalam segi prosesnya ketimbang menaikan bisnis. Pekerjaan masih bersifat individu sedangkan bisnis menyangkut banyak individu sehingga wajar bila bisnis jauh lebih sulit dalam memajukannya.

Solusinya tidak harus langsung praktek bila hal ini yang membingungkan pemula. Anda bisa mempelajari berbagai pengelolaan bisnis. Anda bisa berkunjung ke minimarket, bagaimana cara mereka bekerja. Anda bisa berkunjung ke pasar atau toko tradisional, bagaimana kesabaran mereka menjual beberapa biji kue-kuean. Bisa memperhatikan berbagai kemasan produk sebagai sampel untuk produk anda nanti. Intinya adalah perhatikan di sekelling.

Bingung memulai bisnis karena belum memiliki pengalaman dan pengetahuan juga bisa diartikan orang yang memiliki niat bisnis namun masih kesulitan untuk membangun atau memperbaiki produk yang lebih baik. Memang ada niat bisnis, namun bingung karena merasa belum layak hadir produk bisnsinya. Seperti yang anda tahu, bila masih bodoh, lantas membuka kursus bersifat pendidikan atau menjual karya, tentu hal yang aneh walaupun bisa juga dilakukan. Rasanya ingin meningkatkan pengetahuan dan pengalaman agar bisa membuka lembaga kursus atau menjual karya dengan tampilan yang layak untuk bisnis.

Hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan produk. Terpenting, apa yang anda geluti bisa diterima pasar untuk jangka panjang. Bisa lewat solusi kursus blogging online

5. Bingung Memulai Bisnis Karena Terlalu Sibuk Dengan Berbagai Kegiatan Terutama Pekerjaan Di Kantor

Sebenarnya orang seperti ini tidak perlu ada niatan untuk berbisnis. Karena waktu terbesarnya saja untuk kesibukan berbagai kegiatan selain bisnis. Namun kalau benar-benar mau membangun bisnis, ada alternatif lain. Terpenting adalah menyerahkan sepenuhnya pada karyawan anda.

Bagaimana mau mengurusi bisnis bila waktu berkumpul dengan keluarga saja jarang? Biasanya kejadian ini sering dialami oleh para pekerja mandiri yang tidak terikat jam bekerja. Katakan saja artis, penyanyi, orang yang aktif di beberapa organisasi dan sebagainya. Bila kejadian ini menimpa anda, tidak perlu khawatir. Prinsipnya sekali lagi, serahkan sepenuhnya pada karyawan anda. Pada dasarnya, bisnis adalah mesin aset sehingga wajar bila menyerahkan sepenuhnya pada komponen mesin anda.

Ada beberapa langkah bisnis yang cocok untuk orang sibuk yang bisa dikerjakan dengan aman:
  • Memilih jalur waralaba
  • Membangun aset blog
  • Dikerjakan oleh keluarga atau saudara sendiri
  • Investasi berprinsip bisnis seperti penyewaan kios, ruko dan yang bersifat komersial lainnya